adoh…… dah ahir semester mau mempresentasiin tugas tugas yang sudah jadi malah cakit… payah payah…. tp yoben ding terima nasip aja bsk ku dapat nilai apa… tp moga aja ujian bsk ku dapat ngerjain soal dengan gampang dan benar…..  oh iya kurasa sakit aku sakit ini jg ada manfaate….. dulu pas kuliah semester satu ku pernah di poto poto lidahku sama guru ku ( nama ne pak patman ) katane sih mau tuk penelitian deteksi sakit tipes pake critra digital….. mulai saat itu kita diajari/ dikasih tau ciri ciri orang yang terkena sakit tipes….. saat itu sampe sekarang ku sedikit mengerti tentang penyakit tipes….. kemaren ja ku ngerasaiin betapa panasnya terserang penyakit tipes…. tenggorokan sakit, semua badan terasa nyeri dan deman yang semakin hari semakin tinggi… mual mual……. pusing yang bikin saya naik motor dari kampus sampai sempet istirahat……. mau semaput aku…. g ada yang nolong… lawong g ada ibuk ku…. klu ada ya di pi jitin….   yadah lah… kali ini ku mau ngasih artikel tentang penyakit tipes…. dari copy blogke orang seh,….. tp di baca ya?

Tipes atau thypus adalah penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).

Kuman tersebut masuk melalui saluran pencernaan, setelah berkembang biak kemudian menembus dinding usus menuju saluran limfa, masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu 24-72 jam. Kemudian dapat terjadi pembiakan di sistem retikuloendothelial dan menyebar kembali ke pembuluh darah yang kemudian menimbulkan berbagai gejala klinis.

Dalam masyarakat penyakit ini dikenal dengan nama Tipes atau thypus, tetapi dalam dunia kedokteran disebut TYPHOID FEVER atau Thypus abdominalis, karena berhubungan dengan usus pada perut.

Diagnosis

Untuk mengetahui penyakit tersebut lakukan pemeriksaan laboratorium seperti :

1. Terjadinya penurunan sel darah putih

2. Anemia rendah karena pendarahan pada usus

3. Trombosit menurun

4. Menemukan bakteri salmonella typhosa pada kotoran, darah, urin

5. Peningkatan titer Widal

Reaksi Widal merupakan test imunitas yang ditimbulkan oleh kuman Salmonella typhi/ paratyphi, yaitu kuman yang terdapat di minuman dan makanan kita yang terkontaminasi dengan tinja orang yang sakit.

Dikatakan meningkat bila titernya lebih dari 1/400 atau didapatkan kenaikan titer 2 kali lipat dari titer sebelumnya dalam waktu 1 minggu.

Pada pemeriksaan fisik dapat ditemui bradikardi (denyut melemah) relatif, pembesaran limfa, tegangnya otot perut, dan kembung.

Serta, periksakanlah apakah kandung empedu anda tidak mengalami peradangan menahun karena bakteri Tipes dapat menempati kandung empedu.

Gejala

Gejala yang dialami penderita Tipes dapat diuraikan menjadi berikut ini :

1. Panas badan yang semakin hari bertambah tinggi, terutama pada sore dan malam hari. Terjadi selama 7-10 hari, kemudian panasnya menjadi konstan dan kontinyu. Umumnya paginya sudah merasa baikan, namun ketika menjelang malam kondisi mulai menurun lagi.

2. Pada fase awal timbul gejala lemah, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak enak di perut, sembelit atau terkadang sulit buang air besar, dan diare.

3. Pada keadaan yang berat penderita bertambah sakit dan kesadaran mulai menurun.

Pencegahan

Penyakit Tipes dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar dengan kuman Tipes , Salmonella typhosa, kotoran, atau air kencing dari penderita Tipes.

Bila anda sering menderita penyakit ini kemungkinan besar makanan atau minuman yang Anda konsumsi tercemar bakterinya.

Hindari jajanan di pinggir jalan terlebih dahulu.

Atau telur ayam yang dimasak setengah matang pada kulitnya tercemar tinja ayam yang mengandung bakteri Tipes.

Untuk mencegah agar seseorang terhindar dari penyakit ini kini sudah ada Vaksin Tipes atau Tifoid yang disuntikkan atau secara minum obat dan dapat melindungi seseorang dalam waktu 3 tahun.

Mintalah Dokter anda memberikan imunisasi tersebut.

Daya tahan tubuh juga harus ditingkatkan seperti gizi yg baik, tidur 7-8 jam/24 jam, olah raga secara teratur 3- 4 kali seminggu selama 1 jam.

Bagi orang yang pernah mengalami penyakit Tipes sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang sangat melelahkan. Karena akan lebih mudah kambuh kembali daripada orang yang sama sekali belum menderita Tipes.

Hindarilah makanan yang tidak bersih. Cucilah tangan sebelum makan. Bagi penderita carrier (tidak menderita penyakit ini, namun dapat menyebarkan bakterinya) tetap mengkonsumsi obat.

Pengobatan

Penyakit ini tidak terlalu parah, namun sangat dapat menganggu aktifitas kita. Yang sangat dibutuhkan adalah istirahat total selama beberapa minggu bahkan bulan. Bagi orang yang sangat aktif, hal ini sangat menderita. Anda terasa tidak bisa apa-apa ( setidaknya ini yang saya rasakan ketika menderita penyakit ini).

Yang perlu diperhatikan pasca terkena Tipes adalah :

1. pola makan yang benar, misalnya harus lunak, ya terapkan makan lunak sampai batas yang telah ditentukan dokter, kemudian makanan yang berminyak, pedas, asam, spicy hindari.

2. Kurangi kegiatan yang terlalu menguras tenaga.

3. Kemudian untuk menjaga stamina bisa diberikan Kapsul Tapak ( sesuai ketentuan dokter) Liman 3 x 2 Kaps/hr, Kaps Daun sendok 3 x 2 Kaps.hr, dan Patikan Kebo 3 x 1 Kaps/hr (untuk membantu mempercepat penyembuhan luka diusus akibat Typus).

Pengobatan pada penderita ini meliputi tirah baring, diet rendah serat – tinggi kalori dan protein, obat-obatan berupa antibiotika (dijelaskan pada paragraf berikutnya), serta pengobatan terhadap komplikasi yang mungkin timbul.

Obat untuk penyakit Types adalah antibiotika golongan Chloramphenikol, Thiamphenikol, Ciprofloxacin dll yg diberikan selama 7 – 10 hari. Lamanya pemberian antibiotika ini harus cukup sesuai resep yg dokter berikan. Jangan dihentikan bila gejala demam atau lainnya sudah reda selama 3-4 hari minum obat.

Obat harus diminum sampai habis ( 7 – 10 hari ).

Bila tidak, maka bakteri Tipes yg ada di dalam tubuh pasien belum mati semua dan kelak akan kambuh kembali.

terus klu mau cepet sembuh obate paracetamol sama  Zenichlor Chloramphenicol

bli aja di apotik……. yasudah…. moga cepek cembuh……

Sumber

http://my.opera.com/echa2268/blog

About these ads