BISNIS WARNET itu setelah dijalani, cakupannya sangat banyak. Bukan sekedar bisnis jasa internet dan komputer. Tapi didalamnya kita sebagai pebisnis atau sekedar operator / penjaga warnet kurang lebih dibutuhkan skill ekstra yang mungkin tidak diharuskan untuk profesi tertentu. Sebagai pebisnis warnet kita memerlukan kemampuan berkomunikasi dan public service yang bagus. Karena warnet adalah bisnis jasa yang memperhitungkan pelayanan yang baik dan memuaskan, disamping ISP yang handal pula.

Faham Komputer & Internet

Kita harus mempunyai keahlian tentang komputer & internet, kita juga harus tahu tentang dunia luar yang berbasis internet. Kita wajib tahu juga seluk beluk didalam pekerjaan kita agar mampu membantu memuaskan pelanggan. Kalau pengetahuan kita minim, maka pelayanan kita juga pasti gak bisa maxi. Minimal kita tahu msoffice dan browsing, sehingga kita bisa membantu pelanggan yang kesulitan atau membutuhkan bantuan.

Sabar & Tabah

Seorang yang bergelut di bisnis warnet ini wajib punya jiwa penyabar, atau minimal mulai belajar bersabar. Karena bisnis jasa / pelayanan sangat memerlukan kesabaran, sabar jika minim pelanggan, sabar jika sepi, sabar jika di caci maki & dihina bina pelanggan, sabar juga untuk dibandingkan dengan warnet lain oleh pelanggan. Sabar juga melayani pelanggan yang gaptek total atau yang sok tau poll, sebisa mungkin kita terlihat lebih dibanding pelanggan kita deh biar mereka tidak rese’ dan bisa menghargai kita. Pokoknya sabar aja deh , kalau enggak bisa spot jantung tiap saat.

Bersaing Sehat

Tidak mungkin dan pasti ada omongan dari sana sini perihal warnet / tempat usaha kita dari pelanggan, tetangga atau orang lain. Tidak jarang warnet yang terletak di area sekolah, kampus atau tempat yang sifatnya berderet saling bersaing tidak sehat dan cenderung saling menjatuhkan. Hal tersebut sebaiknya kita hindari, karena yang rugi malah kita sendiri, selain di cap jelek juga pelanggan sekarang pintar – pintar.

Realistis

Berfikir realistis tapi tetap bersaing sehat itu wajib. Jangan hanya karena melihat warnet / usaha tetangga kita lebih bagus fasilitasnya, kita langsung meng-copypaste-kan pada warnet kita. Kita harus realistis dengan kondisi budget kita, kalau kita tidak bisa memberi fasilitas yang sebagus mungkin, minimal kita masih bisa kembangkan kemampuan kita dibagian lain. Contohnya: pelayanan yang bersahabat, mampu mengenal pelanggan, minimal inget siapa saja pelanggan kita karena itu merupakan hal positif yang mampu menarik pelanggan untuk terus datang ke warnet kita.

Pembukuan yang Rapi

Untuk urusan internal ‘dapur’ kita ini harus di atur dengan sangat disiplin dan rapi. Karena segala untung rugi sebuah usaha juga tergantung dari kerapihan pembukuan kita sendiri. Kita harus mampu mencatat pemasukan pengeluaran secara detail dan jujur, agar bisa tahu usaha / warnet kita ini maju, berkembang, bangkrut, rugi atau mengalami kebangkrutan. Tapi namanya usaha ada kembang kempisnya , ada sepi rame nya. Tidak beda dengan pangsa saham ( halah..ketinggian :D ), kadang kenaikan beberapa barang ikut juga dengan pendapatan warnet, karena orang juga mikir lagi buat lari ke warnet. Boro – boro ke warnet beli cabe aja harganya lebih mahal dari ngenet xixixixi.

Disiplin Maintenance

Maintenance disini tidak hanya berhubungan dengan komputer saja, tapi untuk seluruh periperal yang ada didalam warnet. Menyangkut meja, kursi, webcam, headset, monitor dan seluruh bagian komputer. Minimal menjaga kebersihan demi terciptanya kenyamanan pelanggan. Minimal tiap hari kesemuanya itu harus dicek, dibersihkan dan dilihat kerusakannya (bila ada). Untuk CPU, biasanya saya ( suami saya sih) membongkarnya minimal 1 minggu sekali untuk mengecek hardware di dalamnya dan juga kebersihannya. Juga mengecek software (program lunak) didalamnya setiap ada keluhan pelanggan, atau berkala setiap 2 hari sekali.

Upgrading

Perihal elektronik khususnya dalam bisnis warnet adalah komputer, hendaknya di lakukan penggantian / peng-upgrade-an secara berkala. Apalagi elektronik kita yang make’ banyak orang jadi kemungkinan usia ‘hidupnya’ lebih cepat rusak di banding elektronik yang kita pake sendirian. So, upgrade disini adalah lebih dari sekedar maintenance, tapi harus mengganti barang, hardware, software yang dirasa sudah tidak layak pakai, tidak stabil lagi, atau bahkan sudah kuno dan tidak compatibel dengan beberapa program (software) yang kita install didalam komputer kita.

Snack & Softdrink

Kedua hal ini memang tidak bisa dipisahkan dalam warnet. Kalau ingin pelanggan betah di warnet kita, yah sediakan ‘kebutuhan’ mereka selama di warnet. Kalau kita punya nyali besar, bisa buka usaha makanan sekalian huehuehue. Kalau warnet kita memperbolehkan seseorang untuk merokok, maka jual lah rokok juga sekalian pulsa kalau punya modal cukup dan punya konsentrasi yang bagus.Semoga sedikit sharing saya perihal bisnis warnet ini berguna untuk kita semua yang akan, sedang, memulai, merencanakan, menjalankan bisnis warnet. Bisa ditambahkan untuk usulan yang dirasa perlu ditambahkan.